- Aplikasi yang menggunakan bermacam-macam dukungan seperti teks, gambar, grafik, animasi, video, suara termasuk speech dan interaktif, adalah pemahaman multimedia versi:
a. Vendor PC
b. Pelanggan/customer TV
c. Pengacara/lawyer
d. Ilmuwan komputer/pelajar * - Alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio dan gambar video. Adalah definisi Multimedia yang di gagas oleh:
a. Roseh, 1996
b. McCormick, 1996
c. Robin & Linda, 2001*
d. Turban dkk, 2002 - Berikut ini adalah beberapa variasi tema terhadap multimedia yang dilakukan peneliti-peneliti bidang ilmu komputer, kecuali:
a. Pemrosesan dan pengkodean Multimedia
b. Multi-momen interkoneksi dan Integrasi*
c. Perangkat multimedia, system-muktahir dan aplikasi
d. Dukungan sistem multimedia dan jaringan - Yang bukan merupakan bagian dari empat komponen penting dari sistem multimedia adalah:
a. Adanya sumber daya manusia yang mengerti teknologi informasi*
b. Ada link yang menghubungkan pengguna dengan informasi
c. Adanya komputer yang mengkoordinasikan apa yang dilihat dan didengar
d. Ada alat navigasi yang memandu untuk menjelajah jaringan informasi - Proyek multimedia saat ini yang digunakan untuk penangkapan gerakan visual aktor yang menghasilkan secara otomatis model animasi realistik dengan gerakan alami adalah:
a. 3D motion capture*
b. Camera-based object tracking technology
c. Multiple Views
d. 3D capture Technology - Proyek multimedia yang menyediakan suatu alat untuk dapat memonitoring kesehatan pasien yang berada di rumahnya adalah:
a. Digital fashion
b. Electronic houscall system*
c. Augmented interaction applications
d. Specific multimedia application - Contoh-contoh seperti Assembly, Power Builder, Delphi dan lain-lain adalah jenis sumber daya produksi konten multimedia kategori perangkat lunak:
a. Sistem software
b. Pengolah animasi dan grafik
c. Bahasa pemrograman*
d. Aplikasi multimedia - Aplikasi komputer yang memberikan peluang kepada pengguna untuk mengembangkan sebuah perangkat lunak dengan dragging dan dropping berbagai objek multimedia tanpa harus mengetahui penggunaan dan pemahaman bahasa pemrograman adalah:
a. Sistem software
b. Pengolah animasi dan grafik
c. Aplikasi multimedia
d. Authoring multimedia* - Multimedia merupakan media pelatihan yang baik dan menarik, misalnya perusahaan IntallShield membuat perangkat lunak multimedia yang khususkan untuk training yang dikenal dengan istilah:
a. Computer Based Training (CBT)*
b. Computer Aided Machine (CAM)
c. Computer Aided Design (CAD)
d. Computer Based Education (CBE) - Workgroup computing yang memungkinkan beberapa orang untuk memakai komputer yang sama pada saat bersamaan, dan Dekstop Video Conferencing yang memungkinkan peserta melakukan konferensi video sambil duduk di meja masing-masing dengan menggunakan layar PC atau televisi yang terhubung merupakan bagian dari:
a. Aplikasi berbasis web
b. Aplikasi otomatisasi kantor*
c. Aplikasi dalam bidang sistem informasi
d. Aplikasi dalam bidang produksi - Perangkat lunak yang dapat digunakan untuk membuat/memproses konten dalam bentuk digital gabungan dari teks, gambar, grafik, suara, animasi, dan video disebut dengan:
a. Basics of digital audio
b. Computer and multimedia network
c. Multimedia authoring tools*
d. Graphics and image data representations - Authoring berbasis icon salah satu contohnya yang dikembangkan oleh Microsoft berupa program komputer untuk presentasi di dalam paket aplikasi perkantoran (Microsoft Office) adalah:
a. Microsoft Office Access
b. Microsoft Office Excel
c. Microsoft Office Word
d. Microsoft Office Power Point* - Adobe Flash (dahulu bernama Marcromedia Flash) merupakan salah satu perangkat lunak Authoring berbasis waktu, yang digunakan untuk membuat gambar vektor maupun animasi gambar tersebut. File/berkas yang dihasilkan dari perangkat lunak ini dapat dijalankan melalui internet browser yang telah dipasangi Adobe Flash Player mempunyai file extension:
a. .swf (Shockwave Flash)*
b. .flv (Flash Video)
c. .flp (Flash Player)
d. .swp (Shockwave Player) - Aplikasi authoring multimedia yang dilengkapi dengan bahasa pemrograman misalnya pada Macromedia Director, dilengkapi dengan bahasa pemrograman yang disebut dengan:
a. Assembler
b. Lingo*
c. Basic
d. Delphi - Untuk menghitung pola titik-titik sehingga nilai 0 sampai 255 sehingga sesuai dengan pola yang lebih dan diisi dengan nilai pixel gelap untuk mencetak pada 1-bit printer, digunakan:
a. Dotpixel
b. Grayscale
c. Dithering*
d. Halftone - Pada Type/Jenis Data pada gambar kebanyakan format gambar menggunakan variasi teknik kompresi karena ukuran penyimpanan yang besar dari file gambar dengan klasifikasi:
a. Dithering – Lossless – Lossy
b. Dithering – Lossy
c. Dithering – Lossless
d. Lossless – Lossy* - Pada warna look-up tables(LUTs), sebuah proses animasi yang sangat sederhana mungkin hanya mengubah table warna yang disebut ............ atau pallete animation.
a. Color cycling
b. Color changing
c. Pallet changing*
d. Pallet cycling - Dalam pandangan manusia lebih sensitif terhadap warna RGB, yang merupakan warna dari:
a. Red-grey-black
b. Red-green-blue*
c. Red-green-black
d. Red-grey-blue - Format file yang paling umum baik untuk fotografi ataupun desain grafis dari proses kompresi sehingga filenya kecil, tidak memakan storage dan handwith serta section digunakan untuk we atau blog adalah file image:
a. Portable Network Graphics (PNG)
b. Exchangeable Image File Format (EXIF)
c. Joint Photographics Expert Group (JPG/JPEG)*
d. Graphics Interchange Format (GIF) - Penggunaan transparancy masking pada design background sebuah gambar, merupakan fitur yang dimiliki oleh file image:
a. Portable Network Graphics (PNG)
b. Exchangeable Image File Format (EXIF)
c. Joint Photographics Expert Group (JPG/JPEG)
d. Graphics Interchange Format (GIF)* - Fenomena gelombang yang dihasilkan oleh getaran benda dengan melibatkan molekul udara sebagai media perambatnya sehingga dapat dirasakan didengar disebut dengan:
a. Suara*
b. Panas
c. Asam
d. Silau - Keras lemahnya bunyi atau biasanya digambarkan dengan tinggi rendahnya gelombang disebut dengan:
a. Frekuensi
b. Amplitudo*
c. Velocity
d. Periode - Pulse code modulation (PCM) adalah representasi digital dan sinyal analog, dimana gelombang disample secara beraturan berdasarkan interval waktu tertentu, yang kemudian diubah ke biner. Proses ini disebut dengan:
a. Analogisasi
b. Digitalisasi*
c. Quantisasi
d. Qualitisasi - Suara standar yang dibuat oleh perusahaan alat-alat musik elektronik berupa serangkaian spesifikasi agar berbagai instrumen dapat berkomunikasi, dikenal dengan nama:
a. Advance audio coding (AAC)
b. Waveform audio (WAV)
c. Audio interchange file format (AIFF)
d. Music instrument digital interface (MIDI)* - Proses pengubahan data menjadi sekumpulan kode untuk menghemat tempat penyimpanan dengan atau tanpa mengurangi kualitas dari data tersebut, adalah proses:
a. Kompresi*
b. Demodulasi
c. Modulasi
d. Dekompresi - Teknik pengubahan suatu data menjadi lebih ringkas dari data aslinya tanpa mengurangi/menghilangkan data yang dimiliki, serta dapat dikembalikan kepada ukuran dan struktur yang sama persis dengan data asli, disebut dengan metode:
a. Minimalis
b. Lossless*
c. Lossy
d. Maximless - Teknik pengubahan suatu data menjadi lebih ringkas dari data aslinya namun tidak mengubah pola pokok dari data yang dikompresi, meskipun tidak dapat dikembalikan kepada ukuran yang sama persisdegan data aslinya, disebut dengan metode:
a. Minimalis
b. Lossless
c. Lossy*
d. Maximless - Metode kompresi yang menggunakan pendekatan statistik dan berguna untuk data-data yang memiliki banyak kesamaan, misal teks atau grafik seperti icon atau gambar garis-garis yang banyak memiliki kesamaan pola, adalah:
a. Lempel zel welch (LZW)
b. Huffman coding
c. Variable length coding (VLC)
d. Run length encoding (RLE)* - Algoritma kompresi lossless yang dirancang untuk cepat dalam implementasi, menggunakan teknik adaptif dan berbasis “kamus” adalah:
a. Lempel zel welch (LZW)*
b. Huffman coding
c. Variable length coding (VLC)
d. Run length encoding (RLE) - Algoritma pengkodean menggunakan cara menyusun pohon untuk masing-masing simbol berdasarkan nilai probabilitasnya, disebut dengan:
a. Lempel zel welch (LZW)
b. Huffman coding*
c. Variable length coding (VLC)
d. Run length encoding (RLE) - Teknik multiplexing dengan cara menata setiap informasi (suara 1 percakapan pelanggan) sedemikian rupa sehingga menempati satu alokasi selebar sekita 4 kHz, dengan pemakaian bersama kabel yang mempunyai bandwith yang tinggi terhadap beberapa frekuensi, disebut dengan:
a. Space division multiplexing (SDM)
b. Time division multiplexing (TDM)
c. Frequency division multiplexing (FDM)*
d. Wave-length Division Multiplexing (WDM) - Teknologi multiplexing dalam saluran/komunikasi serat optik untuk menyalurkan lebih dari satu sumber sinar/cahaya dengan panjang gelombang (lamda) tertentu mewakili satu sumber informasi, adalah teknik multiplexing:
a. Space division multiplexing (SDM)
b. Time division multiplexing (TDM)
c. Frequency division multiplexing (FDM)
d. Wave-length Division Multiplexing (WDM)* - Jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil, dengan menggunakan perangkat jaringan yang sederhana dan populer, termasuk jaringan:
a. Local Area Network (LAN)*
b. Wide Area Network (WAN)
c. Metropolitan Area Network (MAN)
d. Internet - Jaringan komputer yang lebih luas dan lebih canggih, dengan cakupan area yang lebih besar, merupakan kategori jaringan:
a. Local Area Network (LAN)
b. Wide Area Network (WAN)
c. Metropolitan Area Network (MAN)*
d. Internet - Titik Konversi Optik (TKO) terletak di suatu tempat diluar bangunan, didalam kabinet dan diatas tiang dengan kapasitas lebih kecil, jarak tempuh kabel tidak dapat terlalu jauh, termasuk:
a. Fiber to the building (FTTB)
b. Fiber to the zone (FTTZ)
c. Fiber to the curb (FFTC)*
d. Fiber to the house (FTTH) - Titik konversi optik (TKO) terdapat di dalam rumah pelanggan. Terminal pelanggan dihubungkan dengan TKO melalui kabel tembaga indoor atau IKR hingga beberapa puluh meter. Untuk rate yang sangat tinggi dapat dinstall jaringan optik yang langsung ke bangunan pelanggan adalah:
a. Fiber to the building (FTTB)
b. Fiber to the zone (FTTZ)
c. Fiber to the curb (FFTC)
d. Fiber to the house (FTTH)* - Karakteristik multimedia data yang membutuhkan data rate tinggi dan berukuran besar adalah:
a. Voluminous*
b. Real-time and interactive
c. Voiceminous
d. Real-play and interchange - Karakteristik multimedia data yang membutuhkan low delay, serta membutuhkan sinkronisasi dan interaktif adalah:
a. Voluminous
b. Real-time and interactive*
c. Voiceminous
d. Real-play and interchange - Suatu teknologi yang mampu mengirimkan file audio dan video secara real time pada jaringan komputer, dan dapat dilakukan pada bandwith rendah, disebut dengan:
a. Sharing
b. Download
c. Streaming*
d. Broadcasting - Proses pengiriman sinyal ke berbagai lokasi secara bersamaan baik melalui satelit, radio, televisi, komunikasi data pada jaringan dan lain sebagainya, dikenal dengan nama:
a. Sharing
b. Download
c. Streaming
d. Broadcasting*
Minggu, 19 Mei 2013
Soal UTS Sistem Multimedia
Rabu, 15 Mei 2013
Perkembangan Teknologi Mobile
Dahulu, manusia belajar
berkomunikasi jarak jauh dengan cara membuat isyarat dari api dan asap,
kemudian ketika ditemukan tulisan, maka digunakanlah surat sebagai sarana
komunikasi. Seiring berjalannya waktu, manusia generasi berikutnya lebih
menginginkan cara yang lebih baik dan lebih cepat. Maka ditemukanlah alat
penghubung dari yang paling sederhana sampai yang paling canggih seperti yang
sudah ada pada jaman sekarang ini.

Salah satunya adalah handphone
atau mobile phone. Handphone sebagai teknologi mobile mengalami perkembangan
yang sangat pesat. Jika dahulu hanya digunakan untuk sekedar menelpon atau
mengirim pesan pendek, sekarang taknologi mobile ini bisa melakukan tugas-tugas
yang jauh lebih hebat dari itu. Seperti mengirim dan menerima email, memutar
musik dan video, menunutun perjalanan dengan GPS, bahkan browsing internet dan
juga melakukan transaksi bisnis perbankan.
Perkembangan Karakteristik Mobile
Teknologi
Perkembangan teknologi wireless (nirkabel) dalam era komunikasi data yang semakin cepat dan mengglobal ini telah membawa masyarakat melewati beberapa tahapan pengembangan teknologi sekaligus.
Perkembangan teknologi mobile yang semakin meningkat dari setiap
generasi ataupun produk terbaru semakin membuat dunia teknologi semakin
memanjakan konsumennya. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan manusia
kecanggihan teknologi ini mampu membantu mengatasi permasalahan komunikasi.
Dibawah ini ada beberapa mobile teknologi dengan beberapa karakteristik, yaitu:
- Generasi Pertama Telekomunikasi Bergerak (1G)
Generasi Pertama Komunikasi Bergerak di Indonesia dimulai dengan adanya teknologi 1G. Teknologi ini awalnya dipelopori dengan mulai dioperasikannya teknologi yang kita kenal dengan teknologi AMPS (Advanced Mobile Phone System). AMPS digolongkan dalam generasi pertama teknologi telekomunikasi bergerak yang menggunakan teknologi analog dimana AMPS bekerja pada band frekuensi 800 Mhz dan menggunakan metode akses FDMA (Frequency Division Multiple Access).
Dalam FDMA, user dibedakan berdasarkan frekuensi yang digunakan dimana setiap user menggunakan kanal sebesar 30 KHz. Ini berarti tidak boleh ada dua user yang menggunakan kanal yang sama baik dalam satu sel maupun sel tetangganya. Oleh karena itu AMPS akan membutuhkan alokasi frekuensi yang besar. Saat itu, sudah dipakai handphone tetapi masih dalam ukuran yang relatif besar dan baterai yang besar karena membutuhkan daya yang besar.
- Generasi Kedua Telekomunikasi Bergerak (2G)
GSM (Global System for Mobile Communications) mulai menggeser AMPS diawal tahun 1995. PT. Telkomsel dan PT. Satelido (sekarang PT.Indosat) adalah dua operator pelopor teknologi GSM di Indonesia. GSM sudah menggunakan teknologi digital. Ada beberapa keunggulan menggunakan teknologi digital dibandingkan dengan teknologi analog seperti: kapasitas yang besar, sistem security yang lebih baik dan layanan yang lebih beragam.
GSM juga menggunakan teknologi akses gabungan antara FDMA (Frequency Division Multiple Access) dan TDMA (Time Division Multiple Access) yang awalnya bekerja pada frekuensi 900 Mhz. Ini merupakan standar yang dipelopori oleh ETSI(The European Telecommunication Standard Institute) dimana frekuensi yang digunakan dengan lebar pita 25 KHz pada band frekuensi 900 Mhz. Pita frekuensi 25 KHz ini kemudian dibagi menjadi 124 carrier frekuensi yang terdiri dari 200 KHz setiap carrier. Carrier frekuensi 200 KHz ini kemudian dibagi menjadi 8 time slot dimana setiap user akan melakukan dan menerima panggilan dalam satu time slot berdasarkan pengaturan waktu. Kecepatan akses data pada jaringan GSM sangat kecil yaitu sekitar 9.6 kbps karena pada awalnya hanya dirancang untuk penggunaan suaraTeknologi GSM sampai saat ini paling banyak digunakan di dunia dan juga di Indonesia karena salah satu keunggulan dari GSM adalah kemampuan roaming yang luas sehingga dapat dipakai diberbagai negara. Saat ini pelanggan GSM di Indonesia adalah sekitar 35 juta pelanggan.Pada perkembangan selanjutnya para pengguna telepon sellular mulai diperkenalkan dengan teknologi CDMA (Code Division Multiple Access) yaitu sebuah pemultipleksan (bukan sebuah skema pemodulasian) dan sebuah metode akses secara bersama yang membagi kanal tidak berdasarkan waktu (seperti pada TDMA) atau frekuensi (seperti pada FDMA), namun dengan cara mengkodekan data dengan sebuah kode khusus yang diasosiasikan dengan tiap kanal yang ada dan menggunakan sifat – sifat interfensi kontruktif dari kode – kode khusus itu untuk melakukan pemultipleksan.CDMAOne (Code Division Multiple Access) merupakan standard yang dikeluarkan oleh Telecommunication Industry Association (TIA) yang menggunakan teknologi Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS) dimana frekuensi radio 25 MHz pada band frekuensi 1800MHz dan dibagi dalam 42 kanal yang masing-masing kanal terdiri dari 30KHz. Kecepatan akses data yang bisa didapat dengan teknologi ini adalah sekitar 153.6 kbps. Dalam CDMA, seluruh pengguna menggunakan frekuensi yang sama dalam waktu yang sama. Oleh karena itu, CDMA lebih efisien dibandingkan dengan metoda akses FDMA maupun TDMA.CDMA menggunakan kode tertentu untuk membedakan pengguna yang satu dengan yang lain. Pada tahun 2002 teknologi CDMA mulai banyak digunakan di Indonesia. Teknologi CDMA 2000 1x adalah teknologi yang pertama kali berkembang baik di Indonesia.GSM dan CDMA merupakan teknologi digital. Meskipun secara teknologi CDMA 2000 1x lebih baik dibandingkan dengan GSM akan tetapi kehadiran CDMA ternyata tidak membuat pelanggang GSM berpaling ke CDMA. Salah satu penyebabnya adalah wilayah yang dapat dijangkau oleh CDMA tidak seluas GSM. Ada beberapa keunggulan teknologi CDMA dibandingkan dengan GSM seperti suara yang lebih jernih, kapasitas yang lebih besar, dan kemampaun akses data yang lebih tinggi.Berbeda dengan metode akses TDMA dan FDMA, maka CDMA menggunakan kode-kode tertentu untuk membedakan setiap penggun pada frekuensi yang sama. Karena menggunakan frekuensi yang sama maka daya yang dipancarkan ke BTS dan juga daya yang diterima harus diatur sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu pengguna yang lain baik dalam sel yang sama atau sel yang lain dan ini dapat diwujudkan dengan menggunakan mekanisme power control.Ada beberapa operator di Indonesia yang telah mengimplementasikan teknologi CDMA 2000 1x ini seperti Telkom yang dikenal dengan Flexi, Indosat dengan nama StarOne, Mobile 8 dengan nama Fren, Bakrie telecom dengan nama Esia. Operator CDMA di Indonesia dikategorikan kedalam kategori FWA (Fixed Wireless Access) sehingga mobilitasnya sangat terbatas padahal CDMA juga bisa seperti GSM dengan kemampuan mobilitas penuh.
- Generasi kedua-setengah Telekomunikasi Bergerak (2.5G)
Pada awalnya akses data yang dipakai dalam GSM sangat kecil hanya sekitar 9.6 kbps karena memang tidak dimaksudkan untuk akses data kecepatan tinggi. Teknologi yang digunakan GSM dalam akses data pada awalnya adalah WAP (Wireless Application protocol) tetapi tidak mendapat sambutan yang baik dari pasar. Kemudian diperkenalkan teknologi GPRS (General Packet Data Radio Services) pertama sekali oleh PT.Indosat Multi Media (IM3) pada tahun 2001 di Indonesia. Secara teoritis kecepatan akses data yang dicapai dengan menggunakan GPRS adalah sebesar 115 Kbps dengan throughput yang didapat hanya 20 – 30 kbps. GPRS juga memungkinkan untuk dapat berkirim MMS (Mobile Multimedia Message) dan juga menikmati berita langusng dari Hand Phone secara real time.Pemakaian GPRS lebih ditujukan untuk akses internet yang lebih flexibel dimana saja, kapan saja, kita dapat melakukannya asalkan masih ada sinyal GPRS. Selama ini operator telekomunikasi bergerak yang sudah mengimplementasikan GPRS sudah membuat berbagai pola pentarifan mulai dari pentarifan berdararkan harga per KB data yang didownload sampai dengan fixed rate dimana setiap pemakai GPRS dapat menggunakan 24 jam dikenakan biaya sebesar tertentu misalkannya Rp350.000 per bulan. Ketika sistem tarif fixed rate ditetapkan sudah mendapat sambutan yang cukup banyak dari pemakai GPRS. Program ini tidak dilanjutkan. Hanya sekitar satu tahun, kemudian pentarifan GPRS dikembalikan ke pola semula berdasarkan jumlah data yang di download. Akhirnya pemakai GPRS menurun drastis.Setelah itu, perkembangan teknologi mulai mengarah pada EDGE (Enhanced Data for Global Evolusion) yang hanya sempat diimplementasikan oleh PT. Telkomsel. Kecepatan akses data dengan teknologi ini mencapai 3-4 kali kecepatan yang didapat di GPRS. Teknologi ini kurang berkembang.
- Generasi ketiga Telekomunikasi Bergerak
Saat ini sedang ramai dibicarakan tentang generasi ketiga teknologi bergerak atau yang sering disebut 3G. Teknologi 3G didapatkan dari dua buah jalur teknologi telekomunikasi bergerak. Pertama adalah kelanjutan dari teknologi GSM/GPRS/EDGE dan yang kedua kelanjutan dari teknologi CDMA (IS-95 atau CDMAOne).
UMTS(Universal Mobile Telecommunication Service) adalah salah satu teknologi 3G yang merupakan lanjutan teknologi dari GSM/GPRS/EDGE yang merupakan standar telekomunikasi generasi ketiga dimana salah satu tujuan utamanya adalah untuk memberikan kecepatan akses data yang lebih tinggi dibandingkan dengan GRPS dan EDGE. Kecepatan akses data yang bisa didapat dari UMTS adalah sebesar 384 kbps pada frekuensi 5KHz sedangkan kecepatan akses yang didapat dengan CDMA1x ED-DO Rel0 sebesar 2.4 Mbps pada frekuensi 1.25MHz dan CDMAx ED-DO relA sebesar 3.1Mbps pada frekuensi 1.25MHz yang merupakan kelanjutan dari teknologi CDMAOne. Berbeda dengan GPRS dan EDGE yang merupakan overlay terhadap GSM, maka 3G sedikit berbeda dengan GSM dan cenderung sama dengan CDMA. 3G yang oleh ETSI disebut dengan UMTS (Universal Mobile Telecommunication Services) memilih teknik modulasi WCDMA(wideband CDMA). Pada WCDMA digunakan frekuensi radio sebesar 5 Mhz pada band 1.900 Mhz (CdmaOne dan CDMA 2000 menggunakan spectrum frekuensi sebesar 1.25 MHz) dan menggunakan chip rate tiga kali lebih tinggi dari CDMA 2000 yaitu 3.84 Mcps (Mega Chip Per Second).Secara teknik dalam jaringan UMTS terjadi pemisahan antara circuit switch (cs) dan packet switch (ps) pada link yang menghubungkan mobile equipment (handphone) dengan BTS (RNC) sedangkan pada GPRS dan CDMA 2000 1x tidak terjadi pemisahan melainkan masih menggunakan resource yang sama di air interface (link antara Mobile Equipmentdengan Base Station). HSPDA (High Speed Packet Downlink Access) merupakan kelanjutan dari UMTS dimana ini menggunakan frekuensi radio sebesar 5MHz dengan kecepatan mencapai 2Mbps. Ada 5 operator telekomunikasi di Indonesia yang telah memiliki lisensi 3G (IMT 2000). Tiga diantara operator tersebut adalah operator yang telah memberikan layanan telekomunikasi generasi kedua (GSM) dan kedua setengah (GPRS). Jika operator tersebut akan mengimplementasikan teknologi UMTS maka ada penambahan perangkat seperti base station (Node B) dan RNC(Radio Network Controller) dan upgrade software. Adapun yang harus di upgrade adalah pada radio akses karena GSM menggunakan metode akses TDMA dan FDMA dan menggunakan frekuensi radio 900KHz dan 1800 MHz sedangkan UMTS menggunakan metode akses WCDMA (Wideband Code Division Multiple Access) dengan frekuensi radio 5 MHz. Oleh karena itu perlu penambahan Radio Access Network Control (RNC) dan juga perlu penambahan base station WCDMA (Node B) dan tentunya juga terminal harus diganti dan jugaupgrade software pada MSC,SGSN dan GGSN.Untuk mengimplementasikan UMTS sebagai teknologi generasi ketiga membutuhkan biaya yang besar. Biaya tersebut diperuntukkan untuk membayar lisensi 3G kepada pemerintah, membayar lisensi 3G kepada vendor 3G, biaya penambahan Base Station/Node B, RNC(Radio Network Controller) dan biaya upgrade software pada MSC (Mobile Switching Centre), SGSN (Serving GPRS Support Node), GGSN(Gateway GPRS Support Node) dan jaringan lain.Salah satu contoh layanan yang paling terkenal dalam 3G adalah video call dimana gambar dari teman kita bicara dapat dilihat dari handphone 3G kita. Layanan lain adalah , video conference, video streaming, baik untuk Live TV maupun video portal, Video Mail, PC to Mobile, serta Internet Browsing.UMTS merupakan kelanjutan dari teknologi GSM/GPRS dimana perbedaan utamanya adalah kemampuan akses data yang lebih cepat. Kecepatan akses data dalam UMTS bisa mencapai 2Mbps (indoor dan low range outdoor). Akan tetapi jika kita bandingkan dengan GPRS maka kecepatan datanya juga bisa mencapai 115 kpbs dimana untuk penggunaan akes internet sudah memadai.
- Generasi keempat Teknologi Telekomunikasi Bergerak (3.5G dan 4G)
Untuk meningkatkan kecepatan akses data yang tinggi dan full mobile maka standar IMT-2000 di tingkatkan lagi menjadi 10Mbps, 30Mbps dan 100Mbps yang semula hanya 2Mbps pada layanan 3G. Kecepatan akses tersebut didapat dengan mengguanakan teknologi OFDM(Orthogonal Frequency Division Multiplexing) dan Multi Carrier. Di Jepang layanan generasi keempat ini sudah diimplementasikan.
Di samping itu sistem komunikasi person to person yang semula mengandalkan kawat atau kabel tranmisi mulai beralih ke teknologi tanpa kabel yang media pentransmisiannya adalah udara. Salah satu aplikasi teknologi itu adalah teknologi CDMA.
Referensi:
Senin, 29 April 2013
FILE SERVICE
File adalah kumpulan informasi yang
berhubungan dan tersimpan dalam secondary storage. File Sistem
Terdistribusi ( Distributed File System , disingkat) adalah file sistem yang
mendukung sharing files dan resources dalam bentuk penyimpanan persistent di
sebuah network. File server pertama kali didevelop pada tahun 1970 dan Sun NFS
(Network File System) menjadi DFS pertama yang banyak digunakan setelah awal
pemunculannya di tahun 1985. DFS yang terkenal selain NFS adalah AFS (Andrew
File System) dan CIFS (Common Internet File System).
File service adalah suatu perincian
atau pelayanan dari file sistem yang ditawarkan pada komputer client. File
System merupakan struktur logika yang digunakan untuk mengendalikan akses terhadap
data yang ada pada disk. File System menyediakan mekanisme untuk penyimpanan
data dan program yang dimiliki oleh sistem operasi serta seluruh pengguna dari
sistem computer.
File System terdiri dari dua bagian:
• Kumpulan file yang masing-masingnya
menyimpan data-data yang berhubungan
• Struktur direktori yang
mengorganisasi dan menyediakan informasi mengenai seluruh file dalam system
Masing-masing Sistem Operasi
menggunakan cara yang berbeda dalam mengatur dan mengendalikan akses data dalam
disk. Cara pengaturan dan pengendalian ini tidak bergantung pada spesifikasi
dari perangkat keras. Misalnya suatu hard disk dengan spesifikasi yang sama
dapat menggunakan file system yang berbeda. Struktur logika dari suatu hard
disk memiliki pengaruh yang besar terhadap kinerja, daya tahan, dan pengembangan
dari suatu disk. Penetepan file system dalam suatu disk dilakukan pada saat
disk tersebut di format.
File System merupakan interface yang
menghubungkan sistem operasi dengan disk. Ketika program aplikasi yang sedang
dijalankan memerlukan pembacaan file dari hard disk, sistem operasi meminta
file system untuk membuka file yang diinginkan. File system harus mengetahui
lokasi penyimpanan file yang dibaca. Setelah menemukan lokasinya, file system
membaca data yang ada dan mengirimkan data tersebut pada sistem operasi.
Karakteristik File System
File system bertugas dalam
organisasi, storage, retrieval (memperbaiki), penamaan, sharing, dan proteksi
terhadap files. File dikirim ke dalam disk atau non-volatile storage media
lainnya. File meliputi data dan atribut. File system didesain untuk menyimpan
dan mengatur banyak dan besar file dengan fasilitas untuk membuat, memberi nama
dan menghapus file. File system juga bertanggung jawab untuk pengontrolan dari
akses file, akses terbatas ke file oleh user yang berhak dan tipe-tipe dari
akses yang diminta.
Struktur File System
- Modul direktori : menghubungkan nama file dengan ID file- Modul File : menghubungkan ID dengan file tertentu
- Modul Akses Kontrol : memeriksa permission utuk operasi yang diminta
- Modul Akses File : read / write data file atau atribut
- Modul Blok : akses dan alokasi blok disk
- Modul Perangkat : disk I/O dan buffering
Kamis, 18 April 2013
Sekilas Mengenai Jaringan Komputer
Pengertian
Jaringan komputer adalah himpunan "interkoneksi" antara dua
komputer autonomous (tidak melakukan kontrol terhadap komputer lain dengan
akses penuh) atau lebih yang terhubung dengan media transmisi kabel atau tanpa
kabel (wireless).
Sistem Koneksi
Dalam jaringan komputer dikenal sistem koneksi antarnode (komputer), yakni:
- Peer to
Peer (Rekan Sekerja)
Jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer, yang digunakan untuk
penggunaan khusus. dapat berfungsii sebagai client maupun server pada periode
yang sama.
- Client
Server
Bukan hanya di jaringan lokal, sistem ini juga diterapkan dengan teknologi
internet. Di mana ada suatu unit yang berfungsi sebagai server yang hanya
memeberikan layanan bagi komputer lain dan client yang juga hanya meminta
layanan dari server dengan melakukan login terlebih dahulu ke server yang
dituju.
Perbedaan Jaringan
Komputer dengan Sistem Terdistribusi
Perbedaan antara jaringan komputer dengan sistem terdistribusi adalah:
- Jaringan
Komputer:
Komputer yang saling terhubung dapat sharing, namun tiap pekerjaan
ditangani sendiri-sendiri oleh komputer yang meminta dan dimintai layanan.
Metode komunikasi dengan model peer to peer atau client server.
- Sistem
Terdistribusi:
Beberapa host terhubung agar dapat mengerjakan sebuah atau beberapa
pekerjaan besar bersama. Metode komunikasi antar komputer tersentralisasi
(terpusat pada komputer utama/host).
Masalah Sosial yang
Ditimbulkan
Penggunaan jaringan oleh masyarakat luas akan menyebabkan timbulnya
masalah-masalah sosial, etika, politik, maupun ekonomi. Penggunaan internet
tidak akan menimbulkan masalah apabila masih dalam batas norma-norma kehidupan.
Tetapi kesulitan mulai muncul bila suatu situs di internet memiliki topik yang
sangat menarik perhatian orang, seperti pertentangan politik, agama, sex, dll.
Ada juga masalah lain yang dapat ditimbulkan, seperti SARA, carding.
pornografi, dll.
Jenis-jenis Jaringan
Secara umum jaringan komputer terbagi menjadi tiga jenis, yaitu:
- Local
Area Network (LAN)
Sebuah LAN adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil,
umumnya dibatasi oleh area lingkungan, seperti sebuah kantor pada sebuah
gedung, atau tiap-tiap ruangan pada sebuah sekolah. Biasanya jarak antarnode
tidak lebih jauh dari sekitar 200 m.
Local Area Network
- Metropolitan
Area Network (MAN)
Sebuah MAN biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar
gedung dalam suatu daerah (wilayah seperti provinsi atau negara bagian). Dalam
hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan kecil ke dalam lingkungan
area yang lebih besar. Sebagai contoh, jaringan beberapa kantor cabang sebuah
bank di dalam sebuah kota besar yang dihubungkan antara satu dengan lainnya.
- Wide
Area Network (WAN)
WAN adalah jaringan yang biasanya sudah menggunakan media wireless, sarana
satelit, ataupun kabel serat optik, karena jangkauannya yang lebih luas, bukan
hanya meliputi satu kota atau antar kota dalam suatu wilayah, tetapi mulai
menjangkau area/wilayah otoritas negara lain.
Wide Area Network
Referensi:
Syafrizal Melwin, Pengantar Jaringan Komputer, Andi, 2005.
Rabu, 17 April 2013
Cloud Computing (Komputasi Awan)
Cloud yang artinya awan, merupakan sebuah gambaran dari suatu istilah yang
tak asing didengar yaitu "internet". Sedangkan Computing memiliki
arti proses komputasi. Maka Cloud Computing bisa juga diartikan sebagai
penggunaan teknologi komputer untuk pengembangan yang berbasis internet, di
mana tersedia perangkat lunak dan sistem operasi.
(Gambar Cloud Computing)
Contoh penggunaan Cloud Computing pada kehidupan keseharian kita adalah
kita tidak perlu lagi membawa salah satu dari media penyimpanan memory
kemana-mana lagi. Perkembangan media penyimpanan memory tengah berkembang dari
masa ke masa. Di mana dulu kita harus membawa media tersebut dengan hati-hati
karena berisi data-data penting yang tidak boleh hilang, sekarang kita cukup
menggunakan Cloud Computing.
Cloud computing telah berkembang sejak tahun enam puluhan berdampingan dengan perkembangan internet dan web. Internet lebih cepat berkembang karena perkembangan bandwidth yang semakin besar. Perkembangan internet inilah yang menjadi pendorong berkembangnya teknologi cloud computing
Pada tahun di tahun 1999, Salesforce.com menjadi pencetus pertama aplikasi perusahaan yang dijalankan melalui internet. Selanjutnya diikuti oleh Amazon Web Services di tahun 2006 yang menggunakan teknologi Elastic Compute Cloud (EC2). Teknologi EC2 menyebabkan adanya situs layanan web yang dikomersialkan, sehingga memungkinkan perusahaan kecil / individu untuk menyewa komputer atau server agar dapat menjalankan aplikasi komputer mereka.
Di tahun 2009, Google memulai menawarkan aplikasi berbasis browser melalui Google Appsnya, yang salah satunya adalah Google Docs yang sering kita gunakan. Sampai saat ini, cloud computing masih terus berkembang dengan pesat mengingat manfaatnya yang begitu besar jika teknologi ini digunakan.
Menurut Jamie Turner, perkembangan cloud computing ini dipengaruhi oleh matangnya teknologi visual, perkembangan bandwidth berkecepatan tinggi, dan software yang bersifat universal.
Berikut ini adalah beberapa manfaat dan keuntungan cloud computing baik bagi individu, maupun perusahaan.
- Akses Mudah Dimanapun Anda Berada
Kemudahan dalam mengakses data atau
aplikasi merupakan kelebihan utama dari cloud computing. Untuk mengakses
aplikasi yang kita perlukan saat bekerja, kita tidak perlu berada pada suatu
computer yg sama karena aplikasi atau data yang kita butuhkan dapat diakses
dimanapun melalui server.
- Efisiensi Biaya
Penggunaan cloud computing akan mengurangi
biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk operasional komputer terutama untuk
hardware. Dengan menggunakan cloud computing, perusahaan tidak perlu lagi
mengeluarkan biaya seperti maintenance, biaya listrik (penggunaan listrik
semakin berkurang), dan lain-lain.
- Meningkatkan ROI dan Cash Flow
Hal lain yang dapat dipertimbangkan adalah
bahwa dengan cloud kita tidak perlu melakukan investasi atau mengeluarkan
capital expenditure. Perusahaan hanya perlu membayar sewa sesuai pemakaian. Hal
ini berarti mengkonversi capex menjadi opex (operating expenditure). Bagi
perusahaan, model seperti ini cukup menguntungkan karena akan memperbesar ROI
(return on Investment) dan melancarkan cash-flow.
- Fleksibilitas dalam Menambah Kapasitas
Dengan cloud kita tidak perlu melakukan
proses pengadaan komputer yang memakan banyak waktu. Cukup dengan melakukan
self-provisioning dalam hitungan menit, kapasitas yang kita butuhkan telah siap
digunakan.
- Kemudahan Monitoring dan Manajemen Server
Proses monitoring dan manajemen server
akan jauh lebih mudah karena semua terkoneksi dengan web portal pelanggan. Kita
hanya tinggal melihat dashboard saja untuk mengetahui status global
server-server kita. Untuk membuat, meng-upgrade, dan me-manage server serta
menginstalasi software sangat mudah karena sudah disediakan automation-tools
untuk melakukan hal tersebut.
- Meningkatkan availability dan ketersediaan data
Sistem cloud pada cloud provider biasanya
dibuat dengan desain high availability. Artinya, sistem tersebut berada pada
suatu data center yang menjamin ketersediaan listriknya, pendingin ruangan, dan
lain-lain yang menjamin fasilitas pendukung bekerja maksimal selama 24 jam
sehari. Selain itu dari sisi perangkat, wajib hukumnya fully redundancy, karena
fitur ini adalah basic-features dari teknologi cloud. Hal ini membuat server
kita menjadi lebih besar availability-nya dibanding jika diletakkan di lokasi
kita sendiri. Selain itu storage system dari cloud umumnya juga di-backup,
sehingga memperbesar peluang data kita tidak hilang jika terjadi crash pada
sistem storage.
- Fokus dalam Melakukan Bisnis dan Pengembangan
Perusahaan
Menurut survei, 80% dari waktu
pekerjaan perusahaan IT digunakan untuk kegiatanan operasi dan maintenance.
Sisanya, 20% dari total waktu yang ada digunakan untuk kegiatan pengembangan
IT.
Keadaan tersebut tentunya sangat tidak
efektif untuk pengembangan perusahaan karena harus disibukkan dengan
maintenance system. Berbeda halnya jika menggunakan cloud computing,
proses maintenance tidak terlalu banyak dilakukan karena sebagian besar sumber
daya berada di cloud. Selain itu dengan menggunakan cloud, perusahaan
dapat lebih fokus pada bisnis yang dijalankannya, bukan pada pengelolaan dan
maintenance IT.
Perusahaan
atau seseorang yang menggunakan teknologi cloud untuk menjalankan bisnisnya
harus mengetahui dan memastikan layanan yang diperoleh dari apa yang dia bayar.
Untuk itu mereka perlu memperhatikan kelemahan yang dimiliki oleh teknologi
cloud ini.
- Service Level
Tiap layanan memiliki kemampuan yang berbeda, selalu ada batasan tergantung dari service yang kita gunakan. Selain itu, cloud provider bisa saja tidak konsisten dengan performance dari application atau transaksi.
- Privasi
Ingat bahwa dengan menggunakan cloud, maka data kita disimpan di dalam server dimana server tersebut bukanlah milik kita. Cloud provider bisa saja mengakses data milik anda tanpa sepengetahuan anda.
- Compliance
Perusahaan pengguna cloud computing harus memperhatikan regulasi dari bisnis yang dimiliki. dalam hal ini secara teoritis cloud service provider diharapkan dapat menyamakan level compliance untuk penyimpanan data didalam cloud. Namun, mengingat bahwa cloud masih relatif muda, pemilik data diharapkan untuk berhati-hati dalam hal penyimpanan data.
Langganan:
Postingan (Atom)
