Minggu, 07 April 2013

Teknologi Komputer di Kehidupan Moderen



Di kehidupan modern ini, kita tidak dapat terlepas dari yang namanya teknologi, terutama teknologi yang berbasiskan komputer. Teknologi komputer bahkan telah mendarah daging di semua kalangan usia. Dari mulai anak-anak, remaja, orang dewasa, bahkan orang-orang lanjut usia yang masih ingin tetap eksis. Komputer juga diperlukan oleh hampir semua bidang pekerjaan, dari mulai pelajar, karyawan, pengusaha, sampai ibu rumah tangga sekalipun. Betapa besar pentingnya komputer bagi kehidupan masayarakat saat ini. Karna dengan komputer, kita dapat mempermudah pekerjaan kita, dan dapat menemukan hiburan di dunia maya.

Dahulu, jika ingin berkomunikasi dengan orang-orang yang lokasinya jauh dari kita, maka kita harus menggunakan telpon rumah, yang ukurannya cukup besar dengan kabel yang membuatnya sulit untuk dibawa kemana-mana. Atau bagi yang tidak memasang jaringan telepon di rumah, mungkin akan pergi ke wartel dan tentunya dengan antrian yang cukup panjang hanya untuk masuk ke dalam suatu ruangan pengap berukurang 1x1 meter dengan kipas angin kecil menggatung di dinding dan meja kecil untuk menaruh telepon sewaan tersebut, dan karena harganya yang cukup mahal, maka sebagian besar orang tidak akan berlama-lama berada di dalam kotak sumpek tersebut.

Tapi sekarang, wartel-wartel yang dulunya bertebaran di mana-mana hanya tinggal kenangan, khususnya di kota-kota besar. Kini yang ada adalah wargame, warnet dan kios pulsa. Biasanya wargame dipenuhi oleh anak-anak yang hobi bermain game online. Warnet yang mayoritas isinya remaja yang sedang membuka situs jejaring sosial. Dan kios pulsa yang menjual pulsa untuk smartphone atau modem prabayar.

Sayangnya, bukan hanya manfaat saja yang dapat kita temukan dengan kemajuan teknologi komputer saat ini, tetapi kita juga dapat menemukan banyak dampak negatifnya. Seperti halnya anak-anak yang kecanduan game online, remaja yang tak dapat meninggalkan aktifitasnya di jejaring sosial, dan bahkan banyak orang dewasa yang rusak rumah tangganya karena dunia maya.

Kecanduan teknologi adalah sesuatu yang banyak dialami di kehidupan sekarang ini, dan menurut saya itu adalah suatu bahaya besar. Orang-orang yang telah kecanduan teknologi tidak dapat menjalani hidupya seperti dulu lagi. Dari mulai tidak fokus pada apa yang sedang dikerjakan, mengulur-ngulur waktu, sampai tidak ingat makan dan tidur. Jadi yang tadinya komputer diciptakan untuk mempermudah dan mempercepat pekerjaan, sekarang malah mengganggu kehidupan dan memperlambat pekerjaan kita.

Pada umumnya anak-anak yang kecanduan game online, mula-mula akan malas untuk belajar di rumah dan mengerjakan pekerjaan rumah mereka. Lalu selanjutnya akan malas untuk berangkat sekolah dan memilih bolos untuk pergi ke wargame. Setelah itu, mereka akan lebih sulit untuk berkomunikasi dan menjalin hubungan pertemanan dengan teman-teman sebaya mereka di dunia nyata. Cara bicara pun akan berubah, kata-kata kasar yang tidak seharusnya diucapkan, akan menjadi akrab dengan mereka. Tidak menutup kemungkinan juga game yang mereka mainkan mengubah pola pikir mereka, misalnya game yang dimankan adalah perang-perangan, maka mereka akan lebih suka berkelahi ketika bertemu dengan teman-teman mereka.

Jejaring sosial yang diciptakan dengan tujuan untuk menambah pertemanan kita dan mengakrabkan orang-orang yang berjauhan letaknya, atau berkomunikasi dengan teman-teman yang sudah lama tidak bertemu. Tapi kini kecanduan jejaring sosial juga telah membawa dampak negatif. Kebanyakan orang-orang yang kencanduan jejaring sosial adalah kalangan remaja, di mana remaja itu masih sangat labil. Dan contoh nyata dari dampak negatif yang dapat kita temukan adalah banyak kasus di berita-berita di televisi tentang remaja yang diculik dan dibawa lari oleh kekasih dunia maya mereka.

Begitu banyak kelebihan dan manfaat yang kita rasakan dari kemajuan teknologi di masa kini, namun juga tidak sedikit dampak buruknya. Ada sisi positif dan negatif, begitulah hidup. Kita harus bisa memilih mana yang kita suka, dan harus bertanggung jawab dengan apa yang kita lakukan. Kita harus memilah mana yang baik dan yang buruk bagi kita dan orang-orang di sekitar kita, tentunya dengan pikiran yang logis dan bijak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar